
SEJARAH SINGKAT PERGURUAN
Secara resmi perguruan ini didirikan di Jember pada 23 Desember 1987 oleh Bapak Suparmin, purnawirawan TNI-AD. Perguruan Singa Putih Jagad Surya merupakan perguruan seni beladiri yang mengkombinasikan berbagai gerakan aliran seni beladiri yang berkembang di sekitar padepokan. Diantaranya yaitu silat, wushu, karate dan sebagainya. Ini menyebabkan banyak variasi yang dipelajari dan dikembangkan oleh anak-anak murid perguruan.
Pada mulanya gerakan-gerakan yang dominan di perguruan ini lebih condong pada gerakan seni beladiri militer. Tapi dalam perkembangannya banyak gerakan yang merupakan gabungan berbagai aliran seni beladiri. Hal ini disebabkan banyak praktisi dari berbagai aliran yang ikut membesarkan perguruan ini dengan berbagai latar belakangnya masing-masing. Pada akhirnya, Perguruan Singa Putih terbentuk dengan berbagai kombinasi berbagai seni beladiri yang disingkat KOMBEDI (Kombinasi Seni Beladiri).
Arti Lambang Singa Putih
Singa melambangkan kekuatan dan warna putih melambangkan hati yang bersih. Dengan demikian singa putih melambangkan kekuatan hati yang bersih, meskipun terlihat garang tapi masih berada dalam batas kesopanan.
Janji Sumpah Singa Putih
Di awal pendirian Perguruan Singa Putih, untuk semua murid diberlakukan janji sumpah sebagai berikut:
- Bahwa saya berjanji dan bersumpah demi Tuhan Yang Maha Esa.
- Bahwa saya percaya pada diri sendiri.
- Bahwa saya mengikuti beladiri tanpa paksaan, dan tunduk pada peraturan-peraturan yang telah ditentukan.
- Bahwa kami sanggup mengamankan dalam lingkungan.
- Bahwa kami sanggup memelihara kerukunan dari luar maupun dari dalam.
- Bahwa kami harus mempunyai pikiran kasih sayang kepada sesama manusia.
- Bahwa kami harus patuh, taat dan disiplin pada pimpinan.
